Di bumi yang disucikan ,
Kekasih dilahirkan,
Kekasih diuji,
Kekasih dimulyakan,
Kekasih disemayamkan,
Energy dipusatkan
sekelompok umat dikumpulkan,
sekelompok umat berziarah,
atribut duniawi dicampakkan,
jiwa jiwa ditangiskan,
doa dan munajat dipanjatkan
rachmat ditebarkan

Miqot di masjid Tan'im

Perjalanan dari Tan’im ke masjidil haram
Syahdu terdengar gema takbir di dalam taxi
dari lesan orang orang turki
Labbaik Allâhumma labbaik, ….
labbaik lâ syarîka laka labbaik, …
inna al-hamda, …
wa ni’mata laka wa al-mulk, …
lâ syarîka laka
menggiring jiwa yang tiba tiba bergetar,
jantung berdegub, gemuruh rasa didada
mata memejam menatap puncak gunung
pecahkan bukit lenyapkan jagat,
getaran berganti sembilu menyayat
jantung dihati jadi tersiksa
ingin berteriak namun tertahan,
semakin lekat, semakin diri tak mau kehilangan
Kekasih datang merengkuh jiwa
damai hati terbebas dari ruang dan waktu
tangis diqalbu tak terbendung
air mata kembali bersimbah

Yaa Robb…..
Maha Suci Engkau telah berkenan menghadirkan kembali rasa itu
menemani perjalanan diri yang hina

Mazadjie, Desember 2005
(sebuah perjalanan)